Sumbawa Besar, Akurasinewsntb.com– Kepolisian Resor (Polres) Sumbawa menunjukkan komitmen tanpa kompromi dalam menegakkan disiplin dan kode etik profesi Polri. Pada Selasa pagi (13/01/2026), suasana di Lapangan Apel Wicaksana Laghawa terasa khidmat saat digelar Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap seorang personel berinisial SIH.
Langkah tegas ini diambil sebagai konsekuensi atas pelanggaran berat yang dilakukan SIH, yang dinilai telah bertentangan dengan aturan dan nilai-nilai luhur institusi Polri.
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., didampingi Wakapolres KOMPOL Didi Harianto, S.H., serta dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) dan seluruh anggota Polres Sumbawa. Secara simbolis, prosesi dilakukan dengan pembacaan Keputusan Kapolda NTB yang diikuti dengan penghapusan data personel yang bersangkutan.
Dalam amanatnya, AKBP Marieta mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam atas berakhirnya masa dinas salah satu anggotanya melalui jalur PTDH. Meski berat, ia menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk penjagaan terhadap marwah institusi.
“Keputusan PTDH ini bukan langkah instan, melainkan hasil dari proses panjang dan pertimbangan matang berdasarkan hukum yang berlaku. Ini adalah bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan sanksi tegas bagi personel yang melanggar disiplin dan kode etik,” tegas Kapolres.
Selain menyoroti pelanggaran yang telah terjadi, Kapolres juga memberikan peringatan keras kepada seluruh jajarannya untuk tetap setia pada koridor aturan. Salah satu poin yang menjadi sorotan utama adalah ancaman praktik perjudian.
• Larangan Keras: Personel dilarang keras terlibat dalam judi online maupun bentuk perjudian lainnya.
• Integritas: Seluruh anggota diminta menjauhi perbuatan pidana dan perilaku tercela.
• Dampak Buruk: Pelanggaran tidak hanya merusak nama baik organisasi, tetapi juga menghancurkan masa depan pribadi dan keluarga.
“Jaga disiplin dan integritas. Jangan sampai ada lagi anggota yang merugi karena melakukan pelanggaran. Kita harus menjadi teladan bagi masyarakat,” pungkas AKBP Marieta. (red)

.jpeg)











Komentar