Bima, Akurasinewsntb.com– Semangat pengabdian tampaknya belum padam dalam diri A. Talib, atau yang lebih akrab disapa dengan julukan Bos Telo. Setelah sempat mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tambe pada tahun 2019 lalu, tokoh yang dikenal dekat dengan masyarakat ini menyatakan kesiapannya untuk kembali tampil pada periode 2027-2033.
Kembalinya Bos Telo ke panggung politik desa ini membawa angin segar bagi para pendukungnya. Dengan membawa tagline utama “Kerja Ikhlas, Tegas & Transparan”, ia berkomitmen untuk membawa perubahan nyata bagi Desa Tambe jika diberikan amanah oleh warga.
Gagal pada tahun 2019 tidak membuat langkahnya surut. Bagi Bos Telo, kekalahan di masa lalu adalah pelajaran berharga untuk memahami lebih dalam apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakat.
“Perjuangan belum berakhir. Niat saya tetap sama, yaitu mengabdi untuk tanah kelahiran dengan kejujuran dan keterbukaan,” ungkapnya dalam sebuah kesempatan.
Dalam poster sosialisasi yang mulai beredar, Bos Telo menekankan tiga pilar utama dalam kepemimpinannya nanti:
• Kerja Ikhlas: Mengabdi tanpa pamrih untuk kepentingan warga desa.
• Tegas: Berani mengambil keputusan demi kemajuan dan ketertiban desa.
• Transparan: Menjamin pengelolaan anggaran dan kebijakan desa dapat diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai sosok yang juga dikenal sebagai figur keluarga dari Cucu Ompu Taka, Bos Telo memiliki kedekatan emosional dengan sejarah dan adat istiadat setempat. Kehadirannya di tengah-tengah masyarakat, terutama bersama para pekerja dan kelompok tani (seperti yang terlihat dalam dokumentasi kegiatannya), menunjukkan bahwa ia adalah pemimpin yang tidak berjarak dengan rakyat kecil.
Akankah keberuntungan berpihak pada Bos Telo di tahun 2027 mendatang? Yang pasti, kehadiran sang “Bos” akan membuat dinamika demokrasi di Desa Tambe semakin hidup dan penuh harapan. (sya)

.jpeg)
















Komentar