Tuntut Transparansi Dana Desa, Aliansi Pemuda Sanolo Demo Dugaan LPJ Fiktif 2020-2025

Peristiwa198 Dilihat
banner 468x60

Bima, Akurasinewsntb.com- Gelombang protes mendatangi Kantor Desa Sanolo, Kabupaten Bima, pada Rabu (25/2/2026). Massa yang menamakan diri Aliansi Pemuda Peduli Desa Sanolo menggelar demonstrasi guna menyoroti dugaan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) fiktif Pemerintah Desa periode 2020 hingga 2025.

Aksi yang melibatkan pemuda dan mahasiswa ini merupakan bentuk keresahan atas buruknya tata kelola informasi publik dan pengelolaan anggaran di tingkat desa.

banner 336x280

Koordinator Lapangan, Anjas, dalam orasinya menyampaikan temuan spesifik terkait pembangunan tahun anggaran 2023. Ia menuding proyek Rumah Pangan Lestari tidak pernah terlihat wujudnya di lapangan.

“Proyek ini tidak pernah direalisasikan oleh pemerintah desa, namun datanya ada. Kami menduga kuat ini adalah proyek fiktif,” ujar Anjas tegas di tengah massa aksi.

Selain proyek fisik, massa aksi juga memaparkan kejanggalan pada pos anggaran Sistem Pengembangan Informasi Desa. Berdasarkan laporan akhir tahun 2023, anggaran untuk sistem tersebut mencapai Rp128.809.410.

Koordinator Umum aksi, Dae Ari, menilai angka tersebut sangat fantastis dan tidak selaras dengan kondisi keterbukaan informasi di desa yang justru tertutup.

“Pemerintah Desa Sanolo telah melanggar regulasi keterbukaan informasi publik dalam Undang-Undang No. 14 Tahun 2008. Masyarakat berhak tahu ke mana uang negara mengalir,” kata Dae Ari.

Dalam tuntutannya, massa mendesak agar Pemerintah Desa segera membuka dokumen APBDes dan laporan tahunan secara transparan. Mereka juga meminta Inspektorat Kabupaten Bima segera turun tangan memeriksa dugaan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD).

Lantaran Kepala Desa Sanolo tidak kunjung menemui massa untuk memberikan penjelasan langsung, Aliansi Pemuda menyatakan akan menempuh jalur hukum. Mereka berencana melaporkan temuan-temuan ini kepada aparat penegak hukum di unit Tipidkor (Tindak Pidana Korupsi) guna pengusutan lebih lanjut. ( sya)

banner 336x280

Komentar