Bima, Akurasinewsntb.com– Kewaspadaan terhadap ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) kini menjadi prioritas utama di wilayah Kecamatan Bolo. Hal ini menyusul ditemukannya 7 kasus positif DBD yang terdeteksi dalam kurun waktu singkat di tengah masyarakat.
Kepala Puskesmas Bolo, Nurjanah, S.Kep., memberikan konfirmasi resmi terkait lonjakan kasus ini. Beliau menegaskan bahwa situasi ini memerlukan penanganan serius dan kolektif dari seluruh lapisan warga agar angka kasus tidak terus merangkak naik.
“Benar, saat ini ditemukan 7 kasus DBD di wilayah kita. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik namun tetap waspada. Kunci utama memutus rantai penularan ini bukan hanya pada pengobatan, melainkan pada pencegahan di lingkungan rumah masing-masing,” ujar Nurjanah.
Menanggapi situasi siaga ini, pihak Puskesmas Bolo menyerukan pelaksanaan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak. Fokus utama gerakan ini adalah metode 3M Plus. Yakni menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat tempat penampungan air, dan mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.
Selain itu, menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan kelambu, obat nyamuk, atau menanam tanaman pengusir nyamuk.
Pihak Puskesmas berharap dengan adanya gerakan mandiri di setiap RT/RW, Kecamatan Bolo bisa segera kembali ke zona aman. Nurjanah menekankan bahwa partisipasi aktif warga adalah “senjata” paling ampuh dibanding sekadar melakukan fogging (pengasapan).
“Mari bergerak bersama. Lingkungan yang bersih adalah investasi kesehatan kita. Jangan tunggu ada korban selanjutnya,” pungkasnya. (rif)

.jpeg)











Komentar