RSUD Sondosia Kembali Gebrak Nasional: Workshop SKP Kemenkes Kedua dalam Tiga Bulan

Kesehatan258 Dilihat
banner 468x60

Bima, Akurasinewsntb.com – RSUD Sondosia terus membuktikan komitmennya dalam bertransformasi. Untuk kedua kalinya dalam kurun waktu tiga bulan, rumah sakit ini sukses menginisiasi workshop berskala nasional dengan akreditasi SKP Kementerian Kesehatan RI. Langkah progresif ini menjadi sinyal kuat keseriusan RSUD Sondosia dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan yang unggul dan berdaya saing.

Lonjakan tren kunjungan pasien anak serta rencana operasional Gedung PICU–NICU (Pediatric Intensive Care Unit–Neonatal Intensive Care Unit) menjadi pelecut manajemen untuk bergerak cepat. RSUD Sondosia menyadari bahwa kemegahan sarana fisik harus dibarengi dengan ketajaman skill tenaga kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan.

banner 336x280

Direktur RSUD Sondosia, Dr. Firman, MPH, menegaskan bahwa penguatan kapasitas ini adalah langkah krusial.

“Kami telah memiliki dokter spesialis anak dengan kompetensi yang mumpuni. Seiring segera beroperasinya ruang PICU–NICU, kapasitas dokter umum, perawat, dan bidan juga harus ditingkatkan agar integrasi layanan ini berjalan optimal,” ujar Dr. Firman.

Berbeda dengan workshop manajerial pada Desember 2025 lalu, workshop kali ini bertajuk “NICU–PICU: Tata Laksana Kegawatdaruratan pada Neonatus dan Anak di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Terbatas”. Fokus utamanya adalah mempertajam kemampuan teknis klinis dalam menghadapi situasi kritis.

“Jika sebelumnya kita bicara manajerial, kali ini kita langsung menyasar skill. Fokusnya adalah bagaimana dokter, perawat, dan bidan mampu menangani kegawatdaruratan neonatus dan anak secara komprehensif, bahkan dalam konteks fasilitas daerah yang memiliki keterbatasan,” tambah Dr. Firman.

Sebagai agenda nasional, kegiatan ini menghadirkan pakar dan praktisi dari berbagai institusi ternama, mulai dari RSUD Gerung, RSUD Bima, RSUD Kota Bima, hingga Poltekkes Mataram. Kerja sama strategis juga dijalin dengan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM.

Detail Pelaksanaan:

• Waktu: 11–13 Februari 2026.

• Metode: Luring (Tatap Muka) di Aula RSUD Sondosia.

• Akses Materi: Platform Plataran Sehat Kemenkes RI.

• Benefit: Peserta (Dokter, Perawat, Bidan) akan mendapatkan 10 SKP Kemenkes.

Dr. Firman mengundang tenaga kesehatan dari luar RSUD Sondosia untuk turut bergabung dalam momentum belajar ini. “Kami berkomitmen menyelenggarakan kegiatan ini sesuai standar Akreditasi A Kemenkes demi mutu pelayanan kesehatan yang lebih baik,” pungkasnya. (sya)

banner 336x280

Komentar