Wabup Bima Pastikan Pemerataan Air Bersih dan Infrastruktur di Tambora Terwujud pada 2026

Pemerintah382 Dilihat
banner 468x60

Bima, Akurasinewsntb.com– Pemerintah Kabupaten Bima menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelayanan dasar dan pemerataan infrastruktur hingga ke wilayah pelosok. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, dalam kegiatan “Ngopi Bareng Selasa Menyapa Tambora” yang digelar di Gedung Serbaguna Desa Kawinda Nae, Selasa (23/12).

Acara ini menjadi wadah dialog terbuka untuk menyerap aspirasi warga sekaligus memaparkan arah kebijakan pembangunan di Kecamatan Tambora. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Anggota DPRD Lila Ramadhani Sukendy, jajaran pimpinan OPD, Kepala BNNK Bima, unsur Muspika, serta tokoh masyarakat setempat.

banner 336x280

Fokus pada Akses Air Bersih

Wakil Bupati memaparkan rencana strategis untuk mengatasi persoalan air bersih melalui alokasi anggaran yang signifikan:

• Tahun 2025: Dialokasikan sebesar Rp 3,5 miliar untuk pembangunan sarana air bersih di Desa Labuan Kananga yang mencakup 380 sambungan rumah.

• Tahun 2026: Dialokasikan sebesar Rp 1,64 miliar untuk jaringan air bersih di Desa Oi Panihi dengan target 235 sambungan rumah.

“Insya Allah, pada 2026 mendatang seluruh desa di Tambora sudah mendapatkan akses air bersih. Ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” ujar dr. Irfan.

Peningkatan Infrastruktur dan Ekonomi

Selain air bersih, sektor konektivitas juga menjadi prioritas pada Tahun Anggaran 2025. Melalui dana Pokok Pikiran (Pokir), pemerintah akan melakukan:

1. Penanganan ruas jalan Kawinda Toi.

2. Peningkatan jalan wisata menuju Air Terjun Oi Panihi di Dusun Mbolo untuk mendorong potensi ekonomi lokal.

Progres Irigasi Sori Kananga

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga membawa kabar baik mengenai program Inpres Irigasi di Sori Kananga yang kini hampir tuntas.

“Alhamdulillah, progresnya sudah mendekati penyelesaian. Kami berharap fasilitas ini segera dimanfaatkan petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan daerah,” tutupnya. (sya)

 

banner 336x280

Komentar