200 Wartawan Anggota PWI Dijadwalkan Retret di Akmil Magelang

Headline222 Dilihat
banner 468x60

Jakarta, Akurasinewsntb.com- Dalam rangka momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 Banten, Kementerian Pertahanan RI (Kemenhan) bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat akan menggelar retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada akhir Januari atau awal Februari 2026.

Retret ini diperuntukkan khusus bagi 200 wartawan anggota PWI se-Indonesia. Rencananya, para peserta akan diberangkatkan bersama-sama menggunakan pesawat Airbus A400M dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Jawa Tengah.

banner 336x280

Kesepakatan mengenai retret wartawan ini merupakan salah satu hasil audiensi Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, dengan Menteri Pertahanan RI, Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, di Kantor Kemenhan, Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Dalam audiensi tersebut, Ketum PWI Pusat didampingi oleh Sekretaris Jenderal PWI Pusat sekaligus Ketua Panitia HPN 2026 Banten, Zulmansyah Sekedang, dan Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Zarman Syah. Sementara itu, Menhan RI didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kemenhan, Letjen TNI Tri Budi Utomo, dan Kepala Biro Informasi Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.

Ketum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan bahwa PWI sebagai organisasi wartawan tertua dan terbesar saat ini telah solid kembali pasca-Kongres Persatuan PWI di Cikarang, Jawa Barat, akhir Agustus 2025.

“Insya Allah, pada 9 Februari 2026, PWI bersama konstituen Dewan Pers akan menggelar peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten. Kami mengagendakan Bapak Presiden Prabowo Subianto hadir, dan sekaligus mengundang Pak Menhan Sjafrie Sjamsoeddin untuk berkenan hadir di puncak acara HPN tersebut,” kata Akhmad Munir, yang juga Dirut LKBN Antara.

Akhmad Munir menjelaskan, rangkaian HPN 2026 akan dimeriahkan berbagai kegiatan selain acara puncak. Di antaranya adalah Konvensi Nasional Media Massa, sarasehan wartawan, konferensi kerja nasional, berbagai seminar, pentas budaya, pameran UMKM, FGD, pameran foto jurnalistik, serta Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) untuk insan pers multiplatform.

“Bila memungkinkan, kami berharap ada juga kegiatan insan pers yang bisa dikolaborasikan dengan program dan kegiatan Kemenhan pada tahun 2026,” ungkap Akhmad Munir.

Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin merespons positif rangkaian kegiatan yang digelar PWI dan konstituen Dewan Pers dalam rangka HPN 2026. “Insya Allah, Presiden RI juga akan hadir nanti di HPN 2026 Banten itu. Beliau sangat respek terhadap wartawan,” ungkap Menhan.

Menanggapi usulan kolaborasi, Menhan menyetujui untuk menyiapkan retret khusus bagi wartawan dalam rangka bela negara, sebagai bagian dari kegiatan menyambut HPN 2026. “Boleh saja difasilitasi retret khusus untuk 200 wartawan se-Indonesia, seperti dulu pernah dilakukan bersama KADIN. Silakan diatur teknisnya bersama Kepala Biro Infohan,” arahan Menhan.

Pada kesempatan itu, Menhan juga bernostalgia mengenai hubungannya dengan tokoh-tokoh pers nasional saat ia menjabat sebagai Kapuspen TNI selama empat tahun. Ia mengaku banyak “menimba ilmu” dari tokoh seperti Jakob Oetama (Kompas) dan Sabam Siagian (Jakarta Post). Hingga kini, Menhan mengaku masih sering berkomunikasi dan bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh pers, baik secara formal maupun informal.

Menhan juga menyampaikan kekagumannya kepada almarhum Rosihan Anwar, mantan Ketua Umum PWI Pusat, yang saat masih menjadi wartawan muda berhasil mewawancarai langsung Panglima Besar Jenderal Soedirman di tengah masa gerilya. Menurut Menhan, sejak dulu pers sangat berperan bagi bangsa ini, dan diharapkan peran tersebut semakin besar di masa depan.

Audiensi PWI Pusat kepada Menhan RI diakhiri dengan penyerahan cenderamata dan sesi foto bersama. (red)

banner 336x280

Komentar