Direktur RSUD Sondosia Buka Workshop Manajemen Ruang Rawat: Dari Konsep ke Aksi Nyata

Kesehatan441 Dilihat
banner 468x60

Bima, Akurasinewsntb.com- Direktur RSUD Sondosia, Dr. Firman, MPH, secara resmi membuka Workshop Implementasi Manajemen Ruang Rawat di Rumah Dining Kota Bima (8/12/2025). Sebanyak 40 peserta hadir dalam acara yang merupakan kolaborasi strategis antara RSUD Sondosia dengan PKMK UGM dan Kementerian Kesehatan.

Narasumber utama berasal dari RS Akademik UGM dan Divisi Mutu PKMK UGM. Workshop ini juga dihadiri undangan dari RSUD Bima, RSUD Manggelewa, dan beberapa Puskesmas rawat inap.

banner 336x280

Visi Bukan Sekadar Hiasan Dinding

Dalam sambutannya, Dr. Firman menekankan bahwa workshop ini adalah langkah nyata untuk mewujudkan visi dan misi rumah sakit. Alumni MMR UGM ini menegaskan, tanpa langkah konkret, visi misi hanya akan menjadi “hiasan dinding, bukan penggerak perubahan.”

“Dengan ikut kegiatan ini, kita sedang memudahkan organisasi untuk menggerakkan para pemimpin di tataran teknis—yaitu para kepala ruangan, para penanggung jawab pelayanan, dan seluruh tim—untuk berjalan lebih dekat menuju visi besar rumah sakit masing-masing,” jelasnya.

Perubahan Dimulai dari Tindakan Kecil

Dr. Firman menganalogikan pengelolaan ruang rawat seperti mengatur sebuah rumah. Ia berujar, rumah yang bersih dan tertata lahir dari tindakan kecil yang konsisten seperti menyapu, merapikan, dan memperbaiki, bukan dari sekadar kata-kata motivasi.

Sama halnya dengan rumah sakit, perubahan tidak harus menunggu proyek besar. Perubahan lahir dari konsistensi kecil yang dilakukan oleh orang-orang yang mau belajar dan bergerak.

“Melalui workshop ini, kita belajar bukan hanya memahami konsep, tetapi bagaimana mengubah konsep menjadi praktik, mengubah ide menjadi perbaikan nyata,” lanjutnya.

“Langkah kecil yang dilakukan hari ini jauh lebih berharga daripada rencana besar yang tidak pernah dijalankan,” tuturnya.

Harapan: Keberanian untuk Memulai

Mengakhiri sambutannya, Direktur RSUD Sondosia menyampaikan harapan tunggalnya: agar setiap peserta pulang dengan keberanian untuk memulai perubahan.

“Memulai sesuatu yang kecil, tetapi berdampak. Memulai perubahan di ruang rawat masing-masing,” pungkasnya. (RIF)

banner 336x280

Komentar