RSUD Sondosia Edukasi Masyarakat Terkait Sistem Triase IGD: Prioritas Berdasarkan Kegawatan

Kesehatan26 Dilihat
banner 468x60

Bima, Akurasinewsntb.com– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sondosia terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di unit gawat darurat. Melalui Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD), dr M Rizki Aditya, pihak rumah sakit memberikan edukasi penting bagi masyarakat mengenai sistem Triase IGD.

Menurut dr. Rizki, pemahaman masyarakat mengenai sistem triase sangat krusial agar pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dapat berjalan secara cepat, tepat, dan adil. Ia menegaskan bahwa pelayanan di IGD tidak dilakukan berdasarkan urutan kedatangan, melainkan berdasarkan tingkat kegawatan kondisi pasien.

banner 336x280

“Saat datang ke IGD, pasien akan melalui proses triase, yaitu penilaian cepat untuk menentukan tingkat kegawatan kondisinya. Tujuannya agar pasien yang paling membutuhkan pertolongan segera bisa ditangani lebih dulu,” ujar dr. Rizki.

Dalam sistem triase tersebut, kondisi pasien dibagi menjadi empat kategori warna utama. Pertama warna merah yakni kondisi gawat darurat yang mengancam nyawa dan membutuhkan penanganan segera (prioritas utama).

Kedua, warna kuning yakni kondisi serius yang memerlukan penanganan cepat, namun status pasien saat ini masih dalam keadaan stabil.

Ketiga, warna hijau yakni kondisi ringan di mana pasien masih dapat menunggu giliran setelah pasien kategori merah dan kuning tertangani. Kemudian, terakhir warna hitam yakni pasien datang dalam kondisi sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan atau kondisi yang sangat kritis dengan peluang bertahan yang sangat kecil.

Melalui sosialisasi ini, dr. Rizki berharap masyarakat dapat memahami dan bekerja sama dengan tenaga medis saat berada di lingkungan rumah sakit.

“Kami mengajak masyarakat untuk memahami sistem triase ini demi kelancaran pelayanan IGD agar tetap berjalan cepat, tepat, dan adil bagi semua pasien yang membutuhkan,” pungkasnya. (sya)

banner 336x280

Komentar