Bima, Akurasinewsntb.com – Bupati Bima, Ady Mahyudi, bersama Wakil Bupati, dr. H. Irfan Zubaidy, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Pariwisata (Diparda) Kabupaten Bima yang berlokasi di kawasan Taman Wisata Pantai Kalaki, Palibelo, Selasa (20/1).
Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja perangkat daerah sekaligus mempertajam strategi pengembangan destinasi wisata sebagai pilar pendapatan daerah.
Dalam pertemuan yang turut didampingi Sekretaris Daerah, Adel Linggi Ardi, SE, Bupati Ady Mahyudi menekankan bahwa sektor pariwisata harus menjadi mesin penggerak ekonomi yang nyata bagi Kabupaten Bima. Kepada Plt. Kadis Pariwisata, Drs. Aris Gunawan, M.Si., dan jajaran pejabat fungsional lainnya, Bupati memberikan instruksi khusus terkait penyelamatan aset daerah.
“Saya meminta Dinas Pariwisata untuk lebih serius mengamankan dan mengoptimalkan aset yang ada. Salah satu langkah strategisnya adalah menjajaki kerja sama pemeliharaan dan pengelolaan dengan pihak ketiga agar destinasi kita lebih tertata dan profesional,” tegas Bupati Ady.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy menyoroti aspek fundamental dalam pariwisata, yakni kebersihan lingkungan. Ia menegaskan bahwa kenyamanan wisatawan sangat bergantung pada estetika dan kebersihan kawasan dari sampah, terutama plastik.
“Kebersihan adalah prasyarat mutlak. Kita tidak bisa bicara kemajuan wisata jika sampah plastik masih berserakan. Saya minta 100 personel yang ada—baik PNS, PPPK, maupun Non-ASN—untuk fokus menggalakkan aksi kebersihan,” ujar Wabup.
Ia berharap aksi ini dimulai dari lingkungan kantor sendiri sebelum bergerak ke titik-titik destinasi unggulan. Targetnya jelas: Kabupaten Bima harus mampu menerapkan konsep zero waste sebagaimana daerah-daerah pariwisata maju lainnya. (sya)

.jpeg)











Komentar