Bima, Akurasinewsntb.com- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bima Polda NTB bergerak cepat mengamankan satu dari dua terduga pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi di Desa Taloko, Kecamatan Sanggar. Pelaku berinisial RS (23) berhasil diringkus pada Sabtu (17/01/26) sekitar pukul 09.00 WITA, hanya berselang beberapa jam setelah kejadian.
Kapolres Bima, AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Malik, S.H., mengonfirmasi penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa aksi kriminal ini melibatkan dua terduga pelaku, yakni RS (23) dan A (25), yang juga merupakan warga Desa Taloko.
Peristiwa bermula pada Sabtu dini hari sekira pukul 04.00 WITA. Kedua pelaku nekat menyatroni rumah korban berinisial KM (36). Mereka masuk dengan cara memanjat tembok rumah dan menyelinap ke dalam kamar korban untuk menggasak sebuah unit ponsel.
Aksi tersebut dipergoki oleh korban yang terbangun dan melihat salah satu pelaku berdiri di samping tempat tidurnya. Korban sempat melakukan perlawanan dan berusaha merebut kembali ponsel miliknya.
Situasi memanas ketika salah satu pelaku justru menyerang korban secara brutal. Pelaku memukul dahi korban menggunakan kayu dan mencekik lehernya. Meski korban sudah memohon dan berjanji tidak akan melaporkan kejadian tersebut asalkan dilepaskan, pelaku tetap memukul kepala korban sebelum akhirnya melarikan diri.
Tak butuh waktu lama bagi pihak kepolisian untuk bertindak. Berbekal laporan korban yang mengenali ciri-ciri pelaku, Kasat Reskrim AKP Abdul Malik segera menerjunkan Tim Resmob ke lokasi kejadian.
Diketahui, salah satu pelaku (RS) sempat diamankan di Mapolsek Manggelewa, Polres Dompu, oleh personel Polsek Sanggar untuk menghindari amukan massa. Tim Resmob Polres Bima kemudian menjemput pelaku untuk diproses lebih lanjut di Mapolres Bima.
“Kami telah mengamankan satu terduga pelaku berinisial RS. Sementara itu, satu pelaku lainnya berinisial A masih dalam pengejaran intensif,” ungkap AKP Abdul Malik.
Pihak kepolisian menegaskan tidak akan tinggal diam dan terus memburu pelaku yang masih buron. “Kami akan terus mengejarnya hingga tertangkap,” tegasnya. (sya)

.jpeg)











Komentar