Percepat Pengembangan Wisata Bahari, Bupati Bima Usulkan 7 Program Prioritas ke Kemenpar RI

Pemerintah27 Dilihat
banner 468x60

Jakarta, Akurasinewsntb.com – Pemerintah Kabupaten Bima terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong percepatan sektor pariwisata sebagai salah satu mesin penggerak utama ekonomi masyarakat. Langkah nyata ini diwujudkan melalui audiensi jajaran Pemkab Bima dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

​Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bima, Ady Mahyudi, yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Muhammad Akbar, SP., M.Si., diterima langsung oleh Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata RI, Dwi Marhen Yono. Agenda utama audiensi ini adalah menyerahkan proposal serta memohon dukungan pusat terkait Program Penataan dan Pengembangan Wisata Bahari Kabupaten Bima.

banner 336x280

​Bupati Bima, Ady Mahyudi, mengungkapkan bahwa potensi wisata bahari di wilayahnya sangat melimpah. Namun, pengoptimalan potensi tersebut membutuhkan sinergi kuat dan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat, terutama dalam hal penataan kawasan serta penyediaan infrastruktur pendukung secara terpadu dan berkelanjutan.

​”Kami menyadari masih terdapat berbagai keterbatasan, mulai dari infrastruktur dan amenitas wisata bahari, penataan kawasan, hingga penguatan kapasitas SDM pariwisata dan pelaku usaha lokal. Melalui koordinasi langsung dengan Kementerian Pariwisata RI, kami berharap program penataan ini dapat terakselerasi dengan baik,” ujar Ady Mahyudi.

​Dalam proposal yang diserahkan, Pemerintah Kabupaten Bima mengajukan 7 usulan program prioritas. Yakni pembangunan dermaga wisata,
​penataan kawasan destinasi wisata,
​pengembangan atraksi wisata bahari,
​pembangunan fasilitas pelayanan wisata, pengembangan waterpark,
​Penataan UMKM di area wisata, serta
​pelatihan SDM pariwisata dan pemandu wisata bahari.

​Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Muhammad Akbar, SP., M.Si., menambahkan bahwa fasilitasi dari Kementerian Pariwisata RI akan menjadi suntikan energi besar dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata Bima, baik di tingkat nasional maupun internasional.

​”Pengembangan wisata bahari yang berdaya saing dan berkelanjutan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan taraf hidup masyarakat melalui penataan UMKM dan pelatihan SDM lokal. Kami optimistis usulan ini mendapat respons positif demi memajukan pariwisata Bima,” jelas Akbar.

​Sinergi antara Pemkab Bima dan Kementerian Pariwisata RI ini diharapkan dapat mengoptimalkan seluruh potensi bahari daerah, memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga lokal, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bima sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Indonesia. (red)

banner 336x280

Komentar