Dinkes Bima dan IBI Gelar Workshop KIA, Upaya Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Kesehatan108 Dilihat
banner 468x60

Bima, Akurasinewsntb.com — Dalam upaya menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), Dinas Kesehatan Kabupaten Bima bekerja sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) menyelenggarakan Workshop Updating Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) bagi bidan puskesmas. Kegiatan Angkatan I ini diikuti oleh 60 orang bidan dan bertempat di Klinik IBI, Jalan Lintas Panda, Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Sabtu (8/8/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Hj. Nurul Wahyuti, SE., ME. menyampaikan bahwa workshop ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dasar di tingkat puskesmas.

banner 336x280

“Melalui kegiatan ini, kami berharap ada kesamaan persepsi, evaluasi berkala, serta momentum untuk saling berbagi praktik baik (best practices) di lapangan. Selain itu, workshop ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi bidan sekaligus memperkuat kolaborasi dan sinergitas lintas sektor maupun lintas program demi menekan angka kematian ibu dan bayi secara signifikan,” ujar Kadinkes Kabupaten Bima.

Kadinkes juga menegaskan bahwa kegiatan pengembangan kapasitas ini tidak berhenti di Angkatan I saja. Workshop serupa akan terus berlanjut untuk angkatan-angkatan berikutnya.

“Insya Allah, kegiatan workshop seperti ini akan terus kita lanjutkan untuk angkatan berikutnya sampai seluruh bidan puskesmas di Kabupaten Bima mendapatkan ilmu serta pembaruan (updating) ilmu pelayanan kesehatan ibu dan anak yang mutakhir,” tambahnya.

Guna memastikan materi yang disampaikan komprehensif dan sesuai standar pelayanan terkini, workshop ini menghadirkan narasumber dari tingkat pusat hingga pakar lokal. Di antaranya adalah Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) serta Dokter Spesialis Anak.

Para peserta dibekali dengan pembaruan penanganan klinis, deteksi dini risiko tinggi pada ibu hamil dan bayi, hingga manajemen rujukan yang efektif. Sinergi antara Dinkes, IBI, dan para dokter spesialis ini diharapkan mampu melahirkan bidan-bidan puskesmas yang semakin responsif, kompeten, dan tangguh dalam memberikan pelayanan KIA terpadu di wilayah Kabupaten Bima. (rif)

banner 336x280

Komentar