IAIN Bima Resmi Berdiri: Pemkab Bima Hibahkan Aset Rp 20 Miliar kepada Kemenag RI

Pendidikan191 Dilihat
banner 468x60

Bima, Akurasinewsntb.com– Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bima resmi berdiri, ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima dengan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

Penandatanganan ini dilaksanakan pada Rabu (26/11/2025) di Aula Pelantikan Kementerian Agama RI. Bupati Bima, Ady Mahyudi, dan Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Kamaruddin Amin, menandatangani dokumen yang mencakup Nomor Perjanjian: 033/025/120/07.3/2025 dan Nomor 10 Tahun 2025 dan total nilai aset lebih dari Rp 20 miliar.

banner 336x280

Aset yang dihibahkan oleh Pemkab Bima kepada Kemenag RI meliputi lahan dan bangunan yang akan digunakan sebagai kampus IAIN Bima. Lokasi kampus ini berada di eks-lahan Kampus Vokasi Unram, Desa Sondosia, Kecamatan Bolo.

Secara rinci, aset yang dihibahkan, berlokasi di Jalan Lintas Sumbawa, Desa Sondosia, Kecamatan Bolo, terdiri dari:

-Tanah: 14 bidang seluas kurang lebih 9,6 hektar.
– Bangunan: 7 unit gedung dan bangunan.
– Infrastruktur: 2 unit jalan dan jembatan.
– Peralatan: 34 unit peralatan dan mesin.

Bupati Bima, Ady Mahyudi, menyebut momen ini sebagai momen bersejarah dan wujud komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Bima.

“Penyerahan hibah aset senilai Rp 20,5 miliar ini menandai lahirnya perguruan tinggi negeri pertama di Pulau Sumbawa, sebuah kebanggaan bagi masyarakat. Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh jajaran Kementerian Agama RI atas dukungan penuh dalam seluruh tahapan administrasi pendirian IAIN Bima,” ungkap Bupati.

Sementara itu, Sekjen Kemenag, Kamaruddin Amin, menjelaskan bahwa hibah Barang Milik Daerah (BMD) ini bertujuan untuk mengoptimalkan aset dan mendukung percepatan pendirian IAIN Bima demi memenuhi kebutuhan sosial, budaya, dan pendidikan non-komersial yang bermanfaat bagi masyarakat. (rif)

banner 336x280

Komentar