Jakarta, Akurasinewsntb.com– Di tengah kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah Pusat yang berdampak pada berkurangnya Dana Transfer ke Daerah (TKD), Pemerintah Kabupaten Dompu tetap bergerak aktif menjemput bola. Langkah strategis dilakukan demi memastikan pembangunan tetap berjalan melalui kucuran dana APBN.
Terbaru, Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH, melakukan kunjungan kerja ke Jakarta untuk menemui Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) RI, Fahri Hamzah, SE, pada Kamis (15/01/26).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian PKP tersebut membuahkan hasil signifikan. Pemkab Dompu dipastikan mendapatkan alokasi bantuan sebanyak 2.658 unit rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk tahun anggaran 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Wabup Syirajuddin didampingi oleh Sekretaris Dinas Perkim Dompu, Rahmat Hidayat, serta Ketua Partai Gelora Kabupaten Dompu, Haerul.
Wabup Syirajuddin menegaskan bahwa pertemuan ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat koordinasi dengan pusat, khususnya dalam pengentasan kemiskinan melalui perbaikan hunian.
“Fokus utama kami adalah memperjuangkan bantuan RTLH. Alhamdulillah, usulan 2.658 unit melalui program BSPS direspon positif dan dipastikan akan mengalir ke Kabupaten Dompu,” ujar Syirajuddin.
Selain kesuksesan di program BSPS, Kementerian PKP juga memberikan sinyal hijau terhadap usulan kelanjutan program Penataan dan Peningkatan Kualitas Pemukiman (P2KT). Program ini direncanakan akan terus berlanjut mulai tahun 2027 hingga 2029 mendatang.
Wabup berharap dukungan penuh dari Pemerintah Pusat ini menjadi solusi konkret dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Dompu melalui hunian yang lebih layak dan sehat. (red)

.jpeg)











Komentar