Bima, Akurasinewsntb.com – Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah (STES) Harapan Bima kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Hal ini ditandai dengan digelarnya Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Program Sarjana (S1) Ekonomi Syariah Angkatan ke-IV di Gedung Kurnia, Desa Timu, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Kamis (5/11/2026).
Sebanyak 66 mahasiswa resmi diwisuda dalam prosesi sakral yang dihadiri oleh jajaran senat, pengurus yayasan, orang tua wisudawan, serta tamu undangan.
Ketua STES Harapan Bima, Dodo Susanto, S.H, M.AP., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya kepada Ketua Yayasan Al-Faqih atas dedikasi dan dukungan maksimal dalam membuka lapangan pekerjaan serta memajukan dunia pendidikan tinggi di Bima.
Dalam sambutannya, Dodo Susanto mengingatkan para wisudawan agar tidak cepat berpuas diri atau menganggap momen wisuda ini sekadar acara seremonial belaka.
”Hari ini adalah momen penting, bukan sekadar bagian dari penyemangat orang tua dan sahabat. Jangan berbangga diri lalu beranggapan bahwa wisuda ini hanyalah bagian dari acara seremonial. Ini adalah pintu awal yang sebenarnya,” tegas Dodo Susanto di hadapan puluhan wisudawan.
Ia juga berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater STES Harapan Bima serta mendedikasikan ilmu yang telah diperoleh untuk memberikan kontribusi nyata di tengah kehidupan masyarakat. Sebagai lembaga pendidikan yang terus bertumbuh, STES Harapan Bima berkomitmen untuk konsisten menjalin berbagai kerja sama strategis guna menunjang kualitas mahasiswa ke depan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Faqih, Dr. A. Talib, Ph.D., M.A., dalam sambutannya mengenang perjalanan berdirinya kampus sejak tahun 2012 yang dilalui dengan perjuangan luar biasa. Ia menekankan bahwa visi dan tujuan yayasan harus terus dicapai dengan tetap menjunjung tinggi aturan yang berlaku.
Saat ini, STES Harapan Bima baru memiliki satu program studi yakni Ekonomi Syariah. Namun, kabar baik disampaikan kepada masyarakat luas melalui koordinasi dengan lembaga terkait, kampus segera membuka dua program studi baru, yakni Hukum Tata Negara Islam (HTNI) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Tidak berhenti di situ, STES Harapan Bima juga berencana menghadirkan prodi Bisnis Pangan Islam dan Pariwisata Halal.
Menjawab kebutuhan pengembangan akademik para alumni, Dr. A. Talib mengumumkan terobosan besar untuk tahun depan. Bagi para wisudawan maupun masyarakat yang ingin melanjutkan studi ke jenjang magister, STES Harapan Bima secara resmi akan membuka Program Pascasarjana (S2) Program Studi Ekonomi Syariah.
”Tahun depan langsung dibuka program Pascasarjana untuk program studi Ekonomi Syariah, dan kita gratiskan SPP-nya sebesar 50 persen,” ungkap Dr. A. Talib disambut antusias para hadirin.
Selain fokus pada pengembangan mahasiswa, yayasan juga memberikan perhatian serius pada peningkatan kualifikasi tenaga pendidik. Dr. A. Talib mewajibkan seluruh dosen STES Harapan Bima untuk melanjutkan studi ke jenjang Strata Tiga (S3) mulai tahun depan. Guna meringankan beban finansial, pihak yayasan turut memberikan subsidi keringanan SPP sebesar 50 persen bagi dosen yang terkendala biaya.
Langkah progresif ini menjadi bukti nyata keseriusan STES Harapan Bima dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang profesional, adaptif, dan berkontribusi langsung terhadap kemajuan daerah Kabupaten Bima dan sekitarnya.
Selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan Angkatan ke-IV STES Harapan Bima. (rif)

.jpeg)











Komentar