Sempat Diburu 8 Hari, Spesialis Pembongkar Rumah Pembobol Uang Rp11 Juta Diringkus Polsek Monta

Hukrim56 Dilihat
banner 468x60

Bima, Akurasinewsntb.com – Personel Polsek Monta Polres Bima Kabupaten berhasil merespons keresahan masyarakat dengan meringkus terduga pelaku pencurian dengan pemberatan di Desa Simpasai, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.

Pelaku berinisial IA (18), seorang pemuda asal Desa Simpasai, diringkus setelah sempat delapan hari menjadi buronan polisi. Ia disangkakan membobol rumah milik tetangganya sendiri, JL, dan menggasak uang tunai serta barang berharga.

banner 336x280

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Monta AKP Sudirman, S.H., membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa aksi pencurian terjadi pada Jumat (30/9/2026) sekitar pukul 23.30 WITA dan resmi dilaporkan korban ke Mapolsek Monta pada Sabtu (1/10/2026).

Aksi kejahatan pelaku terbongkar berkat rekaman CCTV di rumah sekaligus toko milik korban. Dalam rekaman tersebut, IA terlihat memanjat tembok samping kiri rumah, merangsek masuk ke lantai dua, lalu mencongkel jendela di sebelah pintu.

Setelah berhasil masuk, pelaku turun ke lantai bawah dan membongkar lemari penyimpanan uang. Dari lokasi tersebut, pelaku menggasak uang tunai sebesar Rp10 juta serta empat pres rokok. Total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp11,2 juta.

“Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan intensif selama delapan hari, tim akhirnya berhasil mengendus keberadaan terduga pelaku dan mengamankannya tanpa perlawanan,” ujar AKP Sudirman.

Di hadapan penyidik, pelaku mengakui semua perbuatannya. Pengakuan miris pun terungkap: uang hasil curian senilai jutaan rupiah tersebut hampir habis tak tersisa. Pelaku mengaku menggunakannya untuk bermain judi online (slot) dan membeli narkoba. Saat ditangkap, uang tunai yang tersisa di tangannya hanya Rp200 ribu.

Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Monta untuk menjalani pemeriksaan intensif dan proses hukum lebih lanjut. (red)

banner 336x280

Komentar