Bima, Akurasinewsntb.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima memastikan gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Bima tahun 2026 akan resmi dimulai pada 30 Oktober 2026 mendatang. Berdasarkan keputusan resmi Bupati dan Wakil Bupati Bima, Desa Cenggu, Kecamatan Belo, ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan perhelatan keagamaan tahunan tersebut.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Bima, H. Yani, menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini membawa nuansa dan skema yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perubahan ini menyesuaikan dengan kebijakan terbaru dari Kementerian Agama RI.
“Berhubung ada keputusan Menteri Agama pada bulan Mei lalu, saat ini sudah tidak ada lagi pola Seleksi Tilawatil Quran (STQ), melainkan langsung menggunakan format MTQ secara penuh. Karena seluruh cabang dan mata lomba diikutsertakan, tentu porsi anggaran juga mengalami penyesuaian,” ujar H. Yani saat dikonfirmasi via seluler, Senin (28/9/2026).
Untuk memantapkan jalannya acara, Lapangan Desa Cenggu telah ditetapkan sebagai lokasi pusat kegiatan. H. Yani menjelaskan bahwa persiapan teknis di lapangan akan digenjot secara masif seusai rampungnya seluruh gelaran MTQ di tingkat kecamatan.
Pemerintah daerah akan segera turun tangan melakukan penataan lokasi, mulai dari pembangunan pondasi arena hingga panggung utama yang dipastikan tampil lebih megah dan representatif dibanding penyelenggaraan sebelumnya.
“Setelah tingkat kecamatan tuntas, kita langsung action membangun pondasi dan persiapan matang lainnya. Untuk panggung utama tentu kami konsep jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.
Penyelenggaraan MTQ Kabupaten Bima tahun ini memiliki nilai strategis sebagai ajang penjaringan qori dan qoriah terbaik daerah. Para juara nantinya akan dibina untuk memperkuat Kafilah Kabupaten Bima pada MTQ Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Lombok Utara pada Maret 2027.
“Harapan besar kita, ajang ini tidak sekadar seremonial perlombaan, tetapi benar-benar melahirkan qori dan qoriah berkualitas tinggi untuk mengharumkan nama Bima di tingkat provinsi mendatang,” tegas H. Yani.
Sebagai wujud kebanggaan dan komitmen Pemkab Bima dalam mendukung syiar Al-Qur’an, pada momen pembukaan MTQ Kabupaten Bima nanti, pemerintah daerah akan memberikan penghargaan dan apresiasi khusus atau bonus kepada Khairunnisa.
Khairunnisa merupakan qoriah berprestasi asal Bima yang baru saja mengukir prestasi gemilang sebagai Juara 1 Nasional Golongan Qiraat Mujawwad pada ajang MTQ Nasional di Semarang, Jawa Tengah.
“Kami pasti memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Qoriah yang telah membawa harum nama daerah di kancah nasional. Penyerahan penghargaan sengaja disatukan pada momen MTQ Kabupaten ini agar menjadi pemicu semangat dan motivasi bagi para Qori-Qoriah muda lainnya,” pungkasnya. (rif)

.jpeg)

















Komentar