Kadisnakertrans Bima Dampingi Kadisnakertrans NTB Temui Dirjen Bina Lavotas Kemenaker, Perjuangkan Kebutuhan Vokasi Pemuda Bima

Pemerintah50 Dilihat

Jakarta, Akurasinewsntb.com- Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kabupaten Bima, H. Muhamad Syaeful Bahri, S.T., M.Si., mendampingi Kadisnakertrans Provinsi NTB, Dr. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., dalam audiens strategis bersama Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Bina Lavotas) Kemenaker RI, Darmawansyah, S.T., M.Si., di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Kehadiran Kadisnakertrans Kabupaten Bima dalam rombongan Pemprov NTB tersebut menjadi bentuk komitmen kuat dalam memperjuangkan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat Kabupaten Bima, khususnya melalui program Desa Berdaya.

Dalam pertemuannya dengan Dirjen Bina Lavotas, jajaran Disnakertrans memaparkan usulan peremajaan sarana dan prasarana Balai Pelatihan Kerja (BLK), penyusunan skema pelatihan tematik-transformatif, serta rencana Nota Kesepahaman (MoU) antara Kemenaker dan Pemda.

Kadisnakertrans Kabupaten Bima, H. Muhamad Syaeful Bahri, menyampaikan bahwa potensi besar di desa-desa wilayah Bima membutuhkan sentuhan pelatihan vokasi yang tepat sasaran dan terintegrasi dengan ketersediaan pasar kerja.

“Kabupaten Bima siap menyelaraskan program daerah dengan kebijakan Pusat dan Provinsi. Fokus kita adalah memastikan anak-anak muda di desa mendapatkan pendampingan berkelanjutan pasca pelatihan, sehingga lulusan BLK maupun BPVP tidak bingung mencari kerja, tetapi langsung terserap industri atau sukses berwirausaha,” ujar Syaeful Bahri.

Kadisnakertrans NTB, Dr. Aidy Furqan, mengapresiasi keikutsertaan Disnakertrans Kabupaten Bima dalam diplomasi ketenagakerjaan ini. Menurutnya, integrasi antara Provinsi dan Kabupaten/Kota adalah kunci suksesnya intervensi pelatihan di 257 Desa Berdaya se-NTB.

Dirjen Bina Lavotas Kemenaker RI, Darmawansyah, memberikan arahan agar Pemkab Bima bersama Pemprov NTB segera memetakan target konkret lulusan (goal setting) dan kesiapan pendampingan. Kemenaker berkomitmen penuh mendukung pembiayaan pelatihan melalui BPVP Lombok Timur serta mendorong kemitraan dengan dunia industri untuk modernisasi sarpras pelatihan di daerah. (sya)