Dugaan Penipuan Puluhan Jamaah Umroh, Warga Blokade Jalan Desak Polda NTB Atensi Laporan PT THU

Peristiwa40 Dilihat

Bima, Akurasinewsntb.com – Pihak keluarga dari calon jamaah umroh asal Desa Bolo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, menggelar aksi blokade jalan lintas negara pada Sabtu (10/10/2026) malam. Aksi nekat ini dilakukan sebagai bentuk protes dan desakan agar Mapolda NTB memberikan atensi khusus terhadap kasus dugaan penipuan yang menimpa puluhan calon jamaah umroh.

Aksi penutupan jalan tersebut mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh total, baik kendaraan yang hendak menuju ke arah Kota Bima maupun ke Kabupaten Dompu.

Dedi, salah seorang ponaan calon jamaah umroh asal Desa Bolo, menegaskan bahwa kasus ini telah resmi ditempuh melalui jalur hukum oleh pihak kuasa hukum PT Taufik Haji Utama (THU) ke Polda NTB. Kasus tersebut diduga melibatkan PT Indah Harumain Anugrah.

“Kasus tersebut sudah dilaporkan oleh lawyer PT Taufik Haji Utama (THU) ke Polda NTB terkait dugaan penipuan calon jamaah umroh yang melibatkan PT Indah Harumain Anugrah. Kami mendesak laporan tersebut segera di atensi secara serius oleh pihak kepolisian,” tegas pria yang akrab disapa Jali di lokasi aksi.

Khusus di Desa Bolo, terdapat tiga orang warga yang menjadi korban dari dugaan penipuan travel tersebut. Yakni A. Maman (65), Hawsah (68) dan St. Aisyah (65).

Ketiganya batal menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci meski telah dilepas oleh keluarga dari rumah dan sampai di Jakarta, sebelum akhirnya dipulangkan kembali.

Kekecewaan mendalam akibat gagal berangkat setelah sampai di Jakarta inilah yang memicu pihak keluarga dan warga setempat meluapkan emosi hingga memblokade jalan utama Bima–Dompu.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih bertahan di lokasi dan berharap pihak aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas untuk mengusut tuntas kasus yang merugikan puluhan calon jamaah tersebut. (rif)