Terima Rekomendasi Kemenkes, RSUD Sondosia Kebut Pemenuhan Syarat Pengembangan Sarana

Kesehatan53 Dilihat

Bima, Akurasinewsntb.com- Upaya RSUD Sondosia untuk naik kelas dari tipe D ke tipe C (kompetensi dasar ke madya) menunjukkan progres signifikan. Rencana strategis ini resmi masuk dalam Program Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur PU TA 2027 Provinsi Nusa Tenggara Barat, berdasarkan hasil Pembahasan Konsultasi Regional (Konreg) Tahun 2026 Sektor Prasarana Strategis.

Sejalan dengan capaian tersebut, RSUD Sondosia juga mengantongi rekomendasi resmi dari Kementerian Kesehatan RI melalui Surat Nomor YK.02.02/D/1360/2026 tertanggal 4 September 2026. Surat ini menjadi rujukan utama untuk mendukung pengembangan sarana rumah sakit melalui Kementerian PUPR pada tahun anggaran 2027 mendatang.

Direktur RSUD Sondosia melalui Kasi Humas, Irfan, S.Kep., Ners., menyampaikan bahwa dukungan dari Kemenkes ini merupakan buah dari proses koordinasi yang panjang dan menjadi tahapan krusial dalam merealisasikan master plan pembangunan rumah sakit.

“Pengembangan ini dilakukan secara bertahap untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi pelayanan. Setelah berhasil mengoperasikan Gedung B NICU-PICU di tahun 2026 yang dibangun pada 2025 lalu, kami kini fokus memperjuangkan tiga gedung utama untuk usulan tahun 2027,” ujar Irfan.

Adapun tiga fasilitas prioritas yang diusulkan untuk dibangun pada 2027 meliputi:
Gedung C : Fasilitas Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) setinggi dua lantai.

Gedung A: Gedung utama pelayanan rawat jalan setinggi tiga lantai.

Gedung E: Pusat layanan terpadu yang mencakup IGD, Laboratorium, Radiologi, Hemodialisa, dan One Day Care.

Guna menuntaskan seluruh persyaratan administrasi dan teknis, pihak RSUD Sondosia terus melangkah cepat dengan menjalin koordinasi lintas sektor bersama Bappeda, Dinas PUPR, BPKAD, serta Dinas Kesehatan. Saat ini, tim teknis sedang mematangkan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) secara detail sesuai arahan Satker Program Strategis Nasional (PSN) Wilayah NTB.

Tidak hanya mengandalkan jalur ikhtiar formal, jajaran RSUD Sondosia juga menyeimbangkannya dengan pendekatan spiritual. Pada Jumat (18/9/2026), keluarga besar RSUD Sondosia menggelar doa bersama di Aula Rumah Sakit untuk memohon kelancaran serta kemudahan dalam setiap tahapan yang sedang diperjuangkan.

“Kami sangat mengharapkan doa serta dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan. Semoga niat baik ini berjalan lancar sehingga RSUD Sondosia dapat menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih modern, bermutu, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (rif/*)