GARUDA NTB Desak Kapolda Evaluasi Kinerja Kapolres Bima Terkait Kasus Tabrak Lari di Sanolo

Berita215 Dilihat

Bima, Akurasinewsntb.com — DPP Pergerakan Pemuda dan Mahasiswa Garuda Nusa Tenggara Barat (GARUDA NTB) mendesak Kapolda NTB untuk mengevaluasi kinerja Kapolres Bima beserta jajarannya. Desakan ini dipicu oleh belum terungkapnya pelaku penabrakan yang menewaskan seorang pejalan kaki di Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, beberapa hari lalu.

Kejadian yang merenggut nyawa seorang perempuan akibat dihantam mobil pick-up tersebut dinilai memerlukan keseriusan dan langkah konkret dari aparat penegak hukum setempat, bukan sekadar pemrosesan administrasi laporan semata.

Perwakilan GARUDA NTB, Denis Wijaya Purnomo menegaskan, penanganan kasus yang terkesan lambat akan menggerus kepercayaan publik terhadap kepolisian. Oleh karena itu, Polda NTB diharapkan segera turun tangan untuk mengambil alih atau mengintervensi percepatan penyelidikan.

“Kasus tabrak lari yang mengakibatkan korban meninggal dunia tidak boleh berhenti hanya pada laporan di atas kertas. Ketika nyawa melayang sementara pelaku belum diamankan, keseriusan aparat patut dipertanyakan,” tegas pria yang akrab disapa Raja Pesisir tersebut.

GARUDA NTB menuntut Polres Bima bertindak transparan, profesional, dan memberikan kejelasan perkembangan perkara kepada pihak keluarga korban yang tengah berduka.

Apabila dalam waktu dekat tidak terdapat perkembangan signifikan dalam penangkapan pelaku, pihak GARUDA NTB menyatakan siap menempuh jalur dan langkah-langkah konstitusional demi mengawal penegakan hukum perkara tersebut.

“Sebab keadilan bukan sekadar tentang menangkap pelaku, tetapi juga memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban. Korban sudah kehilangan nyawa, jangan biarkan keadilan ikut hilang,” pungkasnya. (rif)