Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Perkuat Sinergi Lintas Sektor Akselerasi Penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP)

Kesehatan87 Dilihat

Kota Bima, Akurasinewsntb.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bima menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor dan Lintas Program Penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) Tingkat Kabupaten Bima. Kegiatan yang bertempat di Rumah Dinning Santi, Kota Bima, pada Kamis (6/8/2026) ini digelar guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung implementasi ILP sebagai bagian inti dari Transformasi Layanan Primer.

Rapat koordinasi strategis ini dihadiri oleh jajaran lintas program Dinkes Kabupaten Bima, perangkat daerah terkait, Camat Bolo, pemerintah desa dari tiga desa lokus pilot project ILP di Kecamatan Bolo, Kepala Puskesmas Bolo, serta perwakilan dari masing-masing klaster layanan ILP Puskesmas Bolo.

Mengawali kegiatan, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Bima, Ashadi Husen, SKM., M.HKes, dalam laporannya menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor ini sangat krusial untuk menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan, memperjelas peran tiap instansi dan elemen masyarakat. Serta
memperkuat komitmen bersama dalam mengawal implementasi ILP di tingkat puskesmas hingga ke desa.

Rapat koordinasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Nurul Wahyuti, SE., ME. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan Integrasi Layanan Primer tidak dapat bertumpu pada sektor kesehatan semata, melainkan butuh gotong royong seluruh pihak.

“Implementasi ILP tidak dapat dilaksanakan oleh sektor kesehatan saja. Diperlukan komitmen dan sinergi pemerintah desa, kecamatan, perangkat daerah, puskesmas, kader, serta masyarakat agar pelayanan kesehatan primer semakin berkualitas, mudah diakses, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Nurul.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan terintegrasi di tingkat desa, selaras dengan arah kebijakan Kementerian Kesehatan RI. Langkah ini ditujukan agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh kelompok sasaran secara menyeluruh berdasarkan siklus hidup (life-cycle approach).

Sesi diskusi turut diisi dengan pemaparan materi dari narasumber teknis Dinkes Kabupaten Bima serta Dr. Djuwaidin dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bima. Dalam paparannya, Dr. Djuwaidin menggarisbawahi pentingnya dukungan penuh dari pemerintah desa untuk memperkuat kelembagaan Posyandu sebagai pilar utama keberhasilan ILP.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun komitmen solid lintas program dan lintas sektor di Kabupaten Bima. Sinergi yang kuat akan menjadi kunci utama menuju pelayanan kesehatan primer yang terpadu, berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (rif)