WNA Asal Arab Saudi Meninggal Dunia di Bima, Keluarga Tolak Autopsi

Peristiwa32 Dilihat

Bima, Akurasinewsntb.com — Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Dammam, Arab Saudi, berinisial MSM (52), dilaporkan meninggal dunia di Desa Oi Saro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pria yang berdomisili di wilayah setempat tersebut menghembuskan napas terakhir saat dilarikan ke Puskesmas Sanggar pada Selasa (4/8/2026) dini hari.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Unit Inafis Satreskrim Polres Bima Kabupaten diterjunkan ke lokasi untuk menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Selasa siang pukul 12.30 WITA.

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Iptu Ghufron Subeki, S.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa jajarannya langsung bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat.

Peristiwa ini bermula pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 18.00 WITA. Salah seorang saksi mendatangi kediaman almarhum dan mendapati pintu rumah dalam keadaan terbuka. Saat masuk ke ruang keluarga, saksi menemukan korban terbaring lemah di sofa hanya dengan mengenakan pakaian dalam sambil bergumam.

Karena terkendala bahasa, saksi sempat membelikan makanan untuk korban yang diketahui belum makan sejak pagi. Saksi kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada Kepala Desa setempat.

Saat diperiksa kembali oleh saksi dan Kepala Desa, kondisi korban kian melemah hingga warga berinisiatif memanggil petugas tenaga kesehatan (nakes).

“Saat petugas nakes memeriksa tekanan darah almarhum, hasilnya menunjukkan 170/130. Korban dalam kondisi lemah, mulut mengeluarkan busa, serta tercium bau alkohol yang cukup menyengat,” ungkap Kasat Reskrim.

Melihat kondisi yang semakin memburuk, warga dan petugas nakes segera membawa almarhum menuju Puskesmas Sanggar. Namun sayang, nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan. Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Bima didampingi oleh istri korban dan Unit Reskrim Polsek Sanggar.

Tim Inafis Satreskrim Polres Bima yang menempuh perjalanan selama 3 jam menuju lokasi langsung melakukan sterilisasi area dengan police line dan pemotretan TKP secara menyeluruh.

Dari hasil olah TKP, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain setengah botol miras jenis anggur merah dari dalam lemari es dan enam botol miras kosong dari berbagai merek, beberapa bungkus obat generik serta satu buah tas selempang warna hitam berisi paspor dan surat-surat/kartu identitas yang ditemukan di belakang pintu kamar korban.

Berdasarkan pemeriksaan luar pada tubuh almarhum, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Meski demikian, penyebab pasti kematian korban belum dapat disimpulkan secara medis tanpa adanya tindakan autopsi.

Namun, pihak keluarga almarhum melalui Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi di Jakarta secara resmi menyatakan menolak proses autopsi.

“Penolakan tersebut dituangkan dalam surat resmi dari pihak keluarga melalui Kedubes Arab Saudi, yang hanya mengizinkan tindakan visum luar,” jelas Iptu Ghufron Subeki.

Saat ini, jenazah almarhum MSM sedang dalam proses pengurusan untuk dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya di Dammam, Arab Saudi. Seluruh rangkaian proses penanganan kepolisian berlangsung aman, lancar, dan kondusif. (red)