Cegah Anemia dan Stunting pada Remaja, Dinkes Kabupaten Bima Gelar Aksi Bergizi Serentak di SMPN 5 Sape dan SMPN 1 Lambu

Kesehatan136 Dilihat

Bima, Akurasinewsntb.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bima terus berkomitmen menekan angka anemia dan masalah gizi pada remaja sebagai langkah hulu dalam percepatan penurunan stunting. Komitmen tersebut diwujudkan melalui gelaran Kegiatan Aksi Bergizi yang dirangkaikan dengan Tes Kebugaran serta Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Selasa (4/8/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di dua lokasi berbeda, yakni di SMPN 5 Sape dan SMPN 1 Lambu, Desa Rato, Kecamatan Lambu.

Rangkaian acara diawali dengan senam sehat bersama yang diikuti antusias oleh para siswa dan guru. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tes kebugaran, sosialisasi dan edukasi Aksi Bergizi, sarapan/makan bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, serta aksi minum Tablet Tambah Darah (TTD) secara serentak bagi para remaja putri.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Hj. Nurul Wahyuti, S.E., M.E., hadir langsung memimpin kegiatan di SMPN 5 Sape bersama Ketua Tim Kerja Gizi Masyarakat, Tim Promosi Kesehatan (Promkes) Dinkes beserta jajaran, Kepala SMPN 5 Sape beserta dewan guru, serta Tim CKG Puskesmas Sape.

Sementara itu, di tempat terpisah, kegiatan serupa di SMPN 1 Lambu dihadiri oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinkes Kabupaten Bima, Kabid Kesmas, Bdn Sita Ar Rahmawati, S.ST beserta Tim Kerja Gizi Masyarakat, Tim Promkes, Tim Puskesmas Lambu, serta Kepala SMPN 1 Lambu beserta jajarannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Hj. Nurul Wahyuti, S.E., M.E., menyampaikan bahwa kegiatan Aksi Bergizi ini bertujuan mendasar untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terkait pentingnya gizi seimbang.

“Melalui sosialisasi, edukasi, dan intervensi langsung seperti pemberian Tablet Tambah Darah, kami berharap masalah gizi dan anemia pada kelompok remaja di Kabupaten Bima dapat teratasi. Langkah ini sangat krusial sebagai bagian dari upaya preventif penanganan stunting sejak dini,” ujar Hj. Nurul Wahyuti.

Beliau juga menambahkan, dengan status gizi yang optimal dan bebas dari anemia, diharapkan akan terwujud generasi muda Kabupaten Bima yang sehat, cerdas, bugar, dan berprestasi. Serta diharapkan bisa menjadi contoh yang akan terus menerus diterapkan baik di sekolah yang menjadi lokasi kegiatan maupun sekolah lainnya.(rif)