Sambut Ramadhan 1447 H, Direktur RSUD Sondosia Tekankan Empat Pilar Perubahan

Kesehatan144 Dilihat

Bima, Akurasinewsntb.com – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, keluarga besar RSUD Sondosia menyatakan kesiapannya untuk menjalani bulan penuh berkah dengan semangat spiritualitas tinggi. Momentum ini diharapkan menjadi titik balik dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan Tarhib Ramadhan yang digelar Sabtu (14/2/2026), Direktur RSUD Sondosia, Dr. Firman, MPH, menyampaikan empat ajakan utama bagi seluruh jajaran rumah sakit.

“Mari jadikan Ramadhan ini sebagai momentum hijrah, eratkan silaturahim, serta tingkatkan pelayanan dengan cinta dan keteladanan,” ujar Dr. Firman.

1. Hijrah Sikap dan Mental

Menurut dr. Firman, makna hijrah bukan sekadar berpindah tempat, melainkan transformasi sikap. Di lingkungan rumah sakit, ia menekankan perubahan dari rutinitas biasa menjadi penuh makna.

Lalai menjadi peduli: Berpindah dari sekadar prosedur menjadi pelayanan yang penuh empati.

Bekerja menjadi ibadah: Mengubah beban kerja menjadi ladang keberkahan.

Melayani dengan rasa: Merasakan apa yang dirasakan pasien agar pelayanan lebih manusiawi.

2. Mempererat Silaturahim

Ramadhan dipandang sebagai bulan persaudaraan untuk melunakkan hati. Dr. Firman mengingatkan bahwa kesuksesan rumah sakit bergantung pada kekompakan tim, bukan individu semata.

“Kadang bukan masalah besar yang memecah kita, tetapi ego kecil yang dibiarkan tumbuh. Pelayanan yang hebat lahir dari tim yang solid, komunikasi yang baik, dan sikap saling memahami,” jelasnya.

3. Melayani dengan Cinta

Beliau menekankan bahwa pelayanan tanpa cinta hanya akan menjadi rutinitas yang kering. Sebaliknya, pelayanan dengan sentuhan hati akan bernilai ibadah dan membekas di hati pasien.

“Pasien mungkin lupa obat apa yang kita berikan, tapi mereka tidak akan lupa bagaimana kita memperlakukan mereka. Satu kalimat lembut dan tindakan cepat kita bisa menenangkan bahkan menyelamatkan kehidupan orang lain.”

4. Keteladanan dalam Amanah

Sebagai penutup, dr. Firman berharap seluruh staf menyadari bahwa bekerja di bidang kesehatan bukan sekadar profesi untuk mencari nafkah, melainkan sebuah amanah besar. Ia mengajak seluruh jajaran untuk terus belajar dan menjadi teladan dalam memberikan dedikasi terbaik. (sya)