Tekuk Bima United, Persebi Melaju ke Liga NTB

Olahraga175 Dilihat

Sumbawa Barat, Akurasinewsntb.com– Laga final Liga IV Zona Pulau Sumbawa yang mempertemukan Persebi vs Bima United berlangsung sengit di Stadion Lalu Magaparang, Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kamis (29/01/26). Pertandingan ini merupakan babak empat besar sekaligus penentuan untuk memperebutkan satu tiket menuju Liga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif dengan permainan terbuka. Bima United sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat Erik pada menit ke-10. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah punggawa Persebi, Ardian Muslim, berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-16. Skor imbang 1–1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tempo permainan tetap tinggi. Persebi berbalik unggul lewat gol Miftahul Islam (menit ke-5 babak kedua/menit 50), mengubah skor menjadi 2–1. Tak menyerah, Bima United kembali mencetak gol penyeimbang melalui gol kedua Erik, sehingga skor berubah menjadi 2–2. Hingga waktu normal berakhir, kedua tim tetap berbagi angka sama kuat.

Laga pun terpaksa dilanjutkan ke babak adu penalti. Dalam drama adu tos-tosan tersebut, Persebi akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 6–5. Kemenangan ini memastikan langkah Persebi menuju kasta Liga NTB.

Pertandingan ini disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, didampingi Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, dan Staf Ahli Bupati Afifudin, SE., MM. Dalam kesempatan tersebut, Wabup mengungkapkan bahwa laga ini tidak sekadar kompetisi, melainkan ajang mempererat persaudaraan antar-daerah di Pulau Sumbawa. (red)

“Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bima terhadap pengembangan olahraga prestasi, khususnya sepak bola. Ini juga menjadi motivasi bagi para atlet daerah untuk terus berprestasi dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas,” ujar Wabup.

Ia berharap melalui turnamen ini, lahir bibit-bibit atlet berbakat sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat di wilayah Pulau Sumbawa. (red)